Monday, January 4, 2016

Jus Buah Untuk si Kecil dan Manfaatnya

1. Jus pepaya jeruk : untuk pertumbuhan tulang dan gigi.
2. Jus apel labu : mencegah dan mengobati influenza.
3. Jus alpukat susu : untuk meningkatkan daya ingat anak.
4. Jus mangga manis melon : untuk menurunkan demam.
5. Jus pisang jeruk : meningkatkan daya tahan tubuh.
6. Jus jeruk wortel : menjaga kesehatan mata.
7. Jus pisang: untuk sumber energi.
8. Jus semangka : untuk antialergi dan antioksidan.
9. Jus bit jeruk : mencegah anemia.
10. Jus jambu jeruk : melancarkan pencernaan
11. Jus jerman / melon jeruk / melon hijau + susu : mengobati demam.
12. Jus semangka pepaya : antialergi.
13. Jus melon alpukat : meningkatkan energi dan perkembangan otak.
14. Jus pepaya bengkuang : mengobati radang tenggorokan.
15. Jus tomat wortel : mencegah sembelit.
16. Jus pir jeruk : mencegah dehidrasi dan mengobati diare.
17. Jus bayam tomat jeruk : daya ingat.
18. Jus brokoli jeruk : meningkatkan kecerdasan anak.
19. Jus kiwi : meningkatkan kekebalan tubuh.
20. Jus jambu wortel : utk membunuh virus penyakit.
21. Jus jeruk pisang susu : meningkatkan daya ingat dan konsentrasi.
22. Jus apel strawberi / tomat : menambah nafsu makan.
23. Jus semangka melon : membuat tubuh lebih bugar.
24. Jus pisang alpukat : mencegah anemia.
25. Jus labu kuning mangga manis : mengobati diare.
26. Jus apel pir kuning : pertumbuhan tulang gigi.

Catatan :
untuk Jus yang pakai sayur sebaiknya sayurannya di cuci bersih lalu di kukus sebentar saja.
untuk jus buah tidak perlu pakai gula lagi, karna buah sudah mengandung gula alami.
boleh campur madu bila suka.
JANGAN pakai susu kental manis.
Lebih sehat susu kedelai susu UHT juga boleh.

Oleh Amanda Pingkan Wulandari Pratama, Endang Anindya Maulana, dan 54 lainnya di Homemade Healthy Baby Food.

Monday, October 19, 2015

Benarkah Dropship Dilarang?

Sebagian dari pedagang online mengandalkan system dropship dengan mempertimbangkan segala kemudahannya.

Namun apakah system dropship ini diperkenankan dalam Islam?

Mari kita simak kajian berikut, yang saya dapatkan dari sebuah forum di grup Whatsapp.

Trading - akad jual beli SYARI By @LitaMucharom Ada koreksi Setelah konsultasi ke ustadz Arim Nasim

SKEMA 1
1. Akad titip jual / perwakilan jual. Sepakat harga jual. Jd kategorinya adalah agen/reseller. Asal penjual tau reseller mau jual brapa dan ridho ya tidak apa apa.
2. reseller diperbolehkan menawarkan walau barang belum dibayar dan belum ada stock
3. reseller jual lagi sesuai kesepakatan harga dan pesan jika ada kebutuhan
4. & 5. PEMBELI BAYAR LUNAS SEBELUM BARANG DIKIRIM, PEMBAYARAN INI DITERUSKAN KE PEMILIK BARANG
6. Pemilik barang bisa mengirim langsung ke pembeli (Pengirim a.n. Pemilik Barang) namun tanggung jawab sampai/tidak dan kerusakan barang menjadi tanggungjawab Pemilik Barang.


SKEMA 2 :
TIDAK BERLAKU UNTUK KOMODITAS YANG BISA DIHITUNG, DITAKAR & DITIMBANG
1. Reseller bayar lunas barang di depan. (Beli putus dan tunai)
2. reseller diperbolehkan menawarkan walau barang belum sampai dilokasi reseller. stockingnya di lokasi pabrik atau ditahan produksinya krn expired date nya cepat
3. reseller jual lagi sesuai harga yang ditetapkan sendiri oleh reseller
4. Reseller dapat pesan kembali ketika stock habis dan lunasi ke pemilik barang sebelum barang diterima reseller
5. Pembeli bayar lunas ke reseller sesudah / sebelum barang diterima
6. Pemilik barang bisa mengirim langsung ke pembeli (pengirim a.n Reseller ) & tanggung jawab sampai/tidak dan kerusakan barang menjadi tanggungjawab Resseller.

SKEMA 3 :
1. Akad perwakilan jual. Harga mengikuti ketetapan pemilik barang. Komisi untuk reseller di sepakati di depan
2. reseller diperbolehkan menawarkan walau barang belum sampai dilokasi reseller dan belum dibayar.
3. Pembeli bayar lunas langsung ke pemilik barang SEBELUM BARANG DIKIRIM
4. Pemilik barang bisa mengirim langsung ke pembeli namun tanggung jawab sampai/tidak dan kerusakan barang menjadi tanggungjawab pemilik barang
5. Reseller menerima komisi yg sudah disepakati sebelumnya dari pemilik barang

 SKEMA 4:
 1. Akad perwakilan jual. Harga mengikuti ketetapan pemilik barang. Komisi untuk reseller di sepakati di depan
2. Barang sudah diterima oleh reseller (titip jual / konsinyasi)
3. reseller diperbolehkan menawarkan walau barang belum dibayar.
4. Pembeli bayar lunas langsung ke reseller sesudah / sebelum barang diterima
5. Pemilik barang bisa mengirim langsung ke pembeli namun tanggung jawab sampai/tidak dan kerusakan barang menjadi tanggungjawab Reseller
6. Reseller membayar pemilik barang segera setelah barang laku dan dikurangi komisi yg sudah disepakati. setelah transaksi selesai dan lunas.

Artikel lain yang berhubungan dengan dropship bisa dibaca di link berikut..
 Sistem Dropshipping dan Solusinya | Rumaysho.Com - http://rumaysho.com/3035-sistem-dropshipping-dan-solusinya.html

Friday, October 16, 2015

Meniup Minuman Panas

Salah satu adab makan adalah dilarang bernafas di dalam wadah dan juga dilarang meniup-niup saat minum. Adab ini kadang tidak diperhatikan oleh kita karena ingin buru-buru segera menikmati minuman yang sedang panas.

Padahal menunggu sebentar atau tanpa meniup-niup, itu lebih selamat bahkan lebih sehat. Karena perlu diketahui bahwa saat meniup-niup seperti itu, sejatinya yang keluar adalah udara yang tidak bersih. Dengan alasan inilah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarangnya.

 Dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata, ﺃَﻥَّ ﺍﻟﻨَّﺒِﻰَّ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﻧَﻬَﻰ ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﻔْﺦِ ﻓِﻰ ﺍﻟﺸُّﺮْﺏِ . ﻓَﻘَﺎﻝَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺍﻟْﻘَﺬَﺍﺓُ ﺃَﺭَﺍﻫَﺎ ﻓِﻰ ﺍﻹِﻧَﺎﺀِ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﺃَﻫْﺮِﻗْﻬَﺎ ‏» . ﻗَﺎﻝَ ﻓَﺈِﻧِّﻰ ﻻَ ﺃَﺭْﻭَﻯ ﻣِﻦْ ﻧَﻔَﺲٍ ﻭَﺍﺣِﺪٍ ﻗَﺎﻝَ ‏« ﻓَﺄَﺑِﻦِ ﺍﻟْﻘَﺪَﺡَ ﺇِﺫًﺍ ﻋَﻦْ ﻓِﻴﻚَ » “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang meniup-niup saat minum.

Seseorang berkata, “Bagaimana jika ada kotoran yang aku lihat di dalam wadah air itu?” Beliau bersabda, “Tumpahkan saja.” Ia berkata, “Aku tidak dapat minum dengan satu kali tarikan nafas.” Beliau bersabda, “Kalau begitu, jauhkanlah wadah air (tempat mimum) itu dari mulutmu.” (HR. Tirmidzi no. 1887 dan Ahmad 3: 26. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Abu Isa Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan shahih).

 Dari Ibnu ‘Abbas radhiyallahu ‘anhuma, ia berkata, ﻧَﻬَﻰ ﺭَﺳُﻮﻝُ ﺍﻟﻠَّﻪِ - ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ - ﺃَﻥْ ﻳُﺘَﻨَﻔَّﺲَ ﻓِﻰ ﺍﻹِﻧَﺎﺀِ ﺃَﻭْ ﻳُﻨْﻔَﺦَ ﻓِﻴﻪِ “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang dari bernafas di dalam wadah air (bejana) atau meniupnya.” (HR. Tirmidzi no. 1888, Abu Daud no. 3728, dan Ibnu Majah no. 3429. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih).

 Imam Nawawi rahimahullah membawakan dua hadits di atas pada kitab adab makan pada Bab “Makruhnya meniup-niup saat minum.”

 Di atas disebutkan mengenai bernafas di dalam wadah, itu pun terlarang. Artinya saat minum dilarang mengambil nafas dalam wadah. Yang dibolehkan adalah bernafas di luar wadah. Sedangkan meniup-niup saat minum -sebagaimana kata Ibnu Hajar- itu lebih parah dari sekedar bernafas di dalam wadah. Ibnu Hajar dalam Fathul Bari berkata, ﻭَﺍﻟﻨَّﻔْﺦ ﻓِﻲ ﻫَﺬِﻩِ ﺍﻟْﺄَﺣْﻮَﺍﻝ ﻛُﻠّﻬَﺎ ﺃَﺷَﺪُّ ﻣِﻦْ ﺍﻟﺘَّﻨَﻔُّﺲ “Meniup-niup minuman dalam kondisi ini lebih parah dari sekedar bernafas di dalam wadah.”

 Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin mengatakan bahwa ketika seseorang meniup-niup, maka yang keluar adalah udara yang kotor. Oleh karenanya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang melakukan seperti itu.

 Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga mengatakan bahwa jika ada yang tidak dapat minum dengan satu tarikan nafas, maka ia bisa minum lalu bernafas setelah itu di luar wadah, lalu minum kembali. Kata Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, sebagian ulama menyatakan ketika butuh tidak mengapa meniup minuman yang sedang panas biar cepat dingin. Mereka memberikan keringanan dalam hal ini. Akan tetap kata Syaikh Ibnu ‘Utsaimin, tetap berpendapat bahwa minuman panas tidak ditiup seperti itu.

 Sebenarnya bisa melakukan solusi untuk mendinginkan minuman, yaitu dengan menuangkan minuman yang panas ke wadah lainnya, lalu membalikkannya kembali. Ini di antara cara yang tidak dilarang dalam mendinginkan minuman.

Demikian maksud penjelasan Syaikh Muhammad bin Sholeh Al ‘Utsaimin dalam Syarh Riyadhis Sholihin, 4: 245.

 Sumber: http://rumaysho.com/6930-meniup-niup-minuman-yang-panas.html

Pengakuan

Zahra 3 tahun,
Sedang masanya menunjukkan aku bisa.. aku ada.. dan aku mampu..

Suatu ketika zahra berbuat sesuka hatinya gara-gara tidak suka dengan pilihan bundanya..
Tidak peduli dengan rambu-rambu yang sudah disepakati..
Awalnya zahra tidak mau dibantu, tidak mau diarahkan..
"Aku bisa tanpa bantuan bunda" begitulah kira2 pesan yang ingin disampaikan oleh zahra..
Walaupun pada akhirnya tetap mendatangi bunda untuk minta bantuan..
Begitulah anak-anak..
Butuh pengakuan..
Butuh apresiasi..

anak-anak yg mendapatkan cukup pengakuan dan apresiasi dari kedua orangtunya,
Menurutku in syaa Allah diluar rumah mereka akan tumbuh menjadi anak yg percaya diri dan mandiri..

Eits...
Sebenarnya pengakuan dan apresiasi ini menurutku tidak hanya diperlukan bagi anak-anak aja kan ya..

Yang dewasa juga perlu kan ya?
ayah dan bundanya perlu di apresiasi juga dong..

Coba diamati...
Kalau seorang istri atau suami mendapat pengakuan dan apresiasi yg cukup dari anggota keluarga didalam rumah..

Diluar rumah mereka akan terlihat lebih dewasa, stabil dan mature..
Setuju atau sangat setuju?

Sunday, October 11, 2015

Trauma

Masa kecil yang sering dibentak
Masa kecil yang sering dimarahi
Masa kecil yang selalu dinilai salah

Itu akan meninggalkan trauma yang mendalam sampai dewasa.
Walaupun pujian dan penghargaan datang bertubi tubi karena prestasinya disaat dewasa.

Rasa takut salah dan tidak percaya diri akan tetap dominan
Dan akan merasa lebih nyaman bekerja dibalik layar



Wednesday, July 8, 2015

Beres beres

BERES-BERES

Oleh : Ida s widayanti

Dua orang sahabat yang sudah lama berpisah, bertemu saat mereka sudah sama-sama memiliki anak kecil. Salah seorang dari mereka berkata, wah, pasti repot punya tiga anak kecil-kecil. Rumah pasti selalu berantakan, ya? "

Namun jawaban sahabatnya itu sunggu sangat tak terduga. "Alhamdulillah, semua anak saya sudah biasa beres-beres sejak kecil. Bahkan anak saya yang dua tahun juga sudah mulai belajar membereskan mainannya sendiri. "

Jawaban tersebut tentu mengagetkan temannya, ia seperti juga ibu lainnya, menganggap beres-beres hanya pekerjaan orang tua dan anak yang sudah besar.

Saat ini, banyak orang tua yang penyadari pentingnya mainan edukatif untuk kecerdasan anaknya. Namun banyak yang tidak menyadari bahwa beres-beres setelah bermain juga tak kalah penting. Selain membangun karakter mandiri, disiplin, dan tanggung jawab, beres-beres juga sangat menstimulasi kecerdasan.

Saat beres-beres, anak banyak belajar hal penting untuk kehidupannya, pertama , anak belajar sebab-akibat. Ketika ia membuka sebuah kotak mainan dan mengeluarkannya lalu membereskannya lagi, iya melihat segala sesuatu yang ia lakukan akan berdampak pada lingkungannya.

Kedua, melatih kegiatan klasifikasi, saat membereskan mainan kira bisa melatih kemampuan anak mengenali bentuk, ukuran dan warna benda lalu mengelompokkannya. Itulah yang dimaksud klasifikasi. Sebuah kemampuan yang mengasah kognisi anak sekaligus awal mengenalkan konsep salah dan benar.

Ketiga, saat anak beres-beres ia belajar tentang mengawali dan mengakhiri (start dan finish) sebuah kegiatan. Mereka belajar fokus dan tuntas terhadap sebuah kegiatan . serta masih banyak lagi manfaat lainnya

Lalu bagaimana mulai nengajarkan beres-beres pada anak?

Pertama, sejak bayi biasakan anak melihat suasana yang rapi. Penataan pakaian dan mainan yang rapi akan membuat mata anak terbiasa dan merasa nyaman dengan kerapian.

Kedua, biasakan anak anak melihat proses beres-beres dan jelaskan pada mereka urutannya. Hindari beres-beres saat anak sedang tiduu, karena anak akan menganggap segala sesuatu akan beres dengan sendirinya.

Ketiga, ajak anak beres-beres segera setelah selesai bermain, libatkan secara bertahap dari yang paling sederhana misalnya memasang tutup kotak mainan atau mendorong laci mainannya. Selanjutnya seiring dengan perkembangan usia anak, kita bisa meningkatkan keterlibatan anak dalam beres-beres lebih jauh lagi sampai dia mandiri.

Saat anak-anak berusia antara dua sampai tiga tahun, biasanya anak secara alamiah mulai serba ingin melakukan segala sesuatunya sendiri. Saat itulah waktu terbaik untuk melatih mereka ikut terlibat dalam proses beres-beres. Mengajarkan cara membuabg sampah pada tempatnya yang membuka tutupnya dengan cara diinjak, akan sangat menyenangjan mereka. Merekapun akan terstimulasi membuang sampah pada tempatnya.

Menurut seorang ahli pendidikan , jika anak sudah terbiasa beres-beres dengan hal konkrit, seperti mainan dan peralatan, kelak ia juga akan terbiasa beres-beres dalam hal yang abstrak. Ketika ada masalah arau ganjalan dengan saudara, renan, gueu atau orangtuanya, ia akan segera membereskannya (menyelesaikannya).

Dikutip dari buku:
Mendidik karakter dengan karakter

Wednesday, March 11, 2015

Cara Agar Anak Tidak Ngompol lagi

Saat anak dirasa sudah cukup besar dan mampu tidur terpisah dari orang tua, mengompol bisa jadi hal yang menjengkelkan bagi ibu atau ayahnya. Sebenarnya itu wajar karena ngompol terjadi pada 15 persen sampai 20 persen anak usia sekolah dasar. Sedangkan sebagian besar anak (sekitar 98 persen-99 persen) masih mengompol di masa pertumbuhannya.

Anak-anak biasanya mampu bangun dan pergi ke kamar mandi ketika ia merasa kandung kemihnya penuh. Tapi, bagi yang memiliki respon kurang baik, mereka tidak bisa bangun dan akhirnya akan buang air kecil di tempat tidur.

Lalu, bagaimana caranya agar anak terutama yang sudah mulai bersekolah, agar bisa berhenti mengompol? Berikut ini cara yang bisa dilakukan orang tua agar buah hatinya bisa berhenti mengompol seperti ditulis Essential Kids, Jumat (22/8/2013):

1. Terapi sederhana
Terapi perilaku sederhana bisa dilakukan agar anak tidak ngompol lagi. Misalnya dengan membawa anak ke toilet pada malam hari supaya mereka buang air kecil. Atau bisa juga dengan memberi hadiah kepada mereka ketika berhasil tidak ngompol. Meski tidak seefektif menggunakan alarm atau obat, jika telaten melakukannya maka lama-lama anak juga bisa menghentikan kebiasaan mengompolnya.

2. Urotherapy
Bidang urologi bisa mengatasi masalah mengompol pada anak yakni dengan memperhatikan beberapa hal. Pastikan anak mendapat asupan cairan yang cukup yaitu sekitar lima sampai enam gelas per hari serta hindari minuman yang mengandung kafein, termasuk susu coklat. Hindari pula konsumsi banyak cairan di sore hari atau dekat waktu tidur.

Sebaiknya juga jangan berikan obat sembelit pada anak karena ini akan mempengaruhi kandung kemihnya. Perhatikan juga bentuk closet yang sering digunakan anak-anak terutama pada closet duduk pastikan ada bantalan kaki yang bisa mempermudah ia saat duduk dan buang air kecil. Latih anak untuk teratur mandi dan istirahat setiap hari serta jangan pernah menyuruh anak untuk menahan ketika ia ingin buang air besar.

3. Berlatih dengan alarm
Pelatihan alarm bertujuan melatih anak untuk menahan buang air kecil saat tidur dan segera bangun ketika ia merasa kandung kemihnya penuh. Pertama bisa digunakan alarm yang terhubung dengan perlak. Jika perlak terkena cairan, maka alarm akan berbunyi dan membangunkan si anak. Kedua menggunakan alarm yang secara khusus terhubung ke dalam popok anak. Saat ada cairan sedikit saja maka alarm akan berbunyi.

Kesabaran adalah kunci metode ini. Dikatakan berhasil jika anak sudah tidak mengompol selama 14 hari berturut-turut. Reaksi anak terhadap bunyi alarm sangat penting tapi keberhasilan latihan ini bisa dilakukan selama dua sampai empat bulan hingga benar-benar efektif.

4. Obat
Obat untuk menghilangkan kebiasaan ngompol biasanya menjadi solusi terakhir dan hanya dalam jangka pendek. Desmopresin adalah hormon sintetis yang memiliki efek anti-deuretik yang bekerja di ginjal untuk mengurangi produksi urine dalam semalam. Obat ini tersedia dalam bentuk tablet, sirup, dan semprot hidung.

Obat ini efektif mengatasi 70 persen kasus mengompol pada anak-anak. Desmopresin mungkin berguna ketika anak butuh istirahat yang cukup banyak atau ketika melakukan kemping di sekolah. Obat lain, imipramine adalah obat pertama yang digunakan untuk mengatasi enuresis nocturnal (tidak bisa menahan buang air kecil pada malam hari) tapi obat ini tidak dianjurkan sebagai pengobatan pertama kali.

Sumber : health detik

Salam
bunda Zilah